-->

StarUML : Menggunakan Class Diagram

Pada tutorial kalii ini akan dibahas mengenai class diagram pada program aplikasi starUML. Class diagram memberi gambaran (diagram statis) tentang sistem/perangkat lunak dan relasi-relasii yang ada didalamnya. Karena itu class diagram merupakan tulang punggung atau kekuatan dasar dari hampir setiap metode berorientasi objek termasuk UML.
Tutorial ini akan dibuat class diagram pada kasus “peminjaman buku perpustakaan”  dengan beberapa class di antaranya : Mahasiswa, Anggota, Buku, Peminjaman, Petugas perpustakaan, Denda.

ALUR DIAGRAM- LOGIKA DIAGRAM

Untuk membuat class diagram tersebut, langkah-langkahnya sebagai berikut :

 1.       Buka program aplikasi starUML dengan tampilan awal- pilih ok


2.      Karena akan digunakan Class diagram, maka pada sisi sebelah kanan, klik kanan pilih use case diagram- add diagram- class diagram


Komponen pada class diagram  (yang digunakan) :

 Class
Class adalah blok-blok pembangun pada pemrograman berorientasi obyek. Sebuah class digambarkan sebagai sebuah kotak yang terbagi atas 3 bagian. Bagian atas adalah bagian nama dari class. Bagian tengah mendefinisikan property/atribut class. Bagian akhir mendefinisikan method-method dari sebuah class.

Association
Sebuah asosiasi merupakan sebuah relationship paling umum antara 2 class dan dilambangkan oleh sebuah garis yang menghubungkan antara 2 class. Garis ini bisa melambangkan tipe-tipe relationship dan juga dapat menampilkan hukum-hukum multiplisitas pada sebuah relationship (Contoh One- to- One, One-to=Many, Many-to-Many).


Composition
Jika sebuah class tidak bisa berdiri sendiri dan harus merupakan bagian dari class yang lain, maka class tersebut memiliki relasi Composition terhadap class tempat dia bergantung tersebut. Sebuah relationship composition digambarkan sebagai garis dengan ujung berbentuk jajaran genjang berisi/solid.


dependency dilambangkan sebagai sebuah panah bertitik-titik. 


Aggregation
Aggregation mengindikasikan keseluruhan bagian relationship dan biasanya disebut sebagai relasi.


3.      Langkah selanjutnya akan dibuat class diagram berdasarkan kasus yang akan dibuat
       a.       Beberapa class yang akan di antaranya : Mahasiswa, Anggota, Buku, Peminjaman, Petugas perpustakaan, Denda.


     Penambahan attribute dan operation :

             ·         Attribute
Memberi karakteristik pada data suatu objek  didalam kelas

Klik kanan pada class, add- attribute

                

·         Operation
Memberikan sebuah fungsi ke sebuah objek didalam kelas

Klik kanan pada class, add- operation

                

  b.       Relasi antara class Mahasiswa dengan Anggota

    

  c.       Relasi (lanjutan) dari class Anggota ke Buku

    

  d.       Relasi (lanjutan) dari class Buku ke Petugas Perpustakaan

    

  e.       Relasi (lanjutan) dari class Buku ke Peminjaman

    

  e.       Relasi (lanjutan) dari class Peminjaman ke Petugas Perpustakaan ke Denda   

    

       Alur :

1.      Mahasiswa mempunyai relasi composition dengan anggota, maksudnya ialah. Mahasiswa harus mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu untuk meminjam buku.
2.      Kemudian Anggota mempunyai relasi composition dengan class buku. Maksudnya ialah mahasiswa mencari buku mana yang akan di pinjam.
3.      Lalu dari class buku ke class petugas perpustakaan menggunakan relasi association karena untuk peminjaman buku ataupun pengembalian buku.
4.      Dari class buku ke peminjaman ada relasi composition. Karena harus adanya transaksi peminjaman tentang buku apa yang akan di pinjamkan.
5.      Kemudian dari class peminjaman ke class petugas perpustakaan menggunakan relasi composition, karena anggota meminjam/ bertransaksi dengan petugas.
6.      Kemudian dari petugas perpustakaan ke class denda ada relasi composition, karena jika anggota telat mengembalikan buku maka akan dikenakan denda.


OUTPUT




       
 

















LihatTutupKomentar